Tips Merawat Perhiasan Mutiara

Merawat Perhiasan Mutiara

Setiap wanita menyukai perhiasan dan mengoleksinya sebagai aksesoris fashion. Begitu pula dengan mutiara. Salah satu jenis batu mulia ini paling banyak tiruannya. Nah, karena Indonesia salah satu penghasil mutiara terbesar di dunia, kenali jenis dan keasliannya. Bila Anda sudah berhasil memilikinya, cari tahu bagaimana tips merawat perhiasan mutiara agar tetap berkilau.

Merawat Perhiasan Mutiara

Hingga saat ini mutiara masih menjadi batu mulia yang paling mahal di dunia. Wajar saja bila mutiara mahal, sebab meskipun mutiara dapat dibudidayakan tetapi prosesnya tidaklah mudah. Mutiara dihasilkan dari tiram(moluska) yang hidup di dalam air. Moluska ada yang berkembang di air laut maupun air tawar.

Mutiara yang berkualitas dan hasilnya terlihat sempurna adalah berkat kalsium karbonat yang berhasil disimpan dalam waktu cukup lama dalam cangkang tiram atau moluska. Sebelum membeli, kenali dahulu jenis mutiara asli dibawah ini!

Rekomendasi Ngalih.id:  Waspada Gangguan Bipolar di Sekitar Kita

Mutiara laut

Mutiara yang paling banyak di buru kolektor perhiasan adalah mutiara laut yang memang berasal dari tiram yang berada dilautan.Meskipun sekarang ini mutiara laut banyak dibudidayakan, tetapi masa panennya memakan waktu lama yaitu sekitar 2,5 hingga 3 tahun. Ciri-ciri lain mutiara laut adalah:

  1. Bentuknya bulat dan besar, ada juga yang oval, dan tidak beraturan (baroq).
  2. Ukurannya cukup berat karena elemennya didalamnya sangat padat.
  3. Warna mutiara laut pada umumnya adalah putih, keemasan, hitam dan silver.
  4. Semakin bulat dan besar ukurannya maka harganya semakin mahal. Hitungan harga berdasarkan berat per gram.

Mutiara tawar

Mutiara tawar biasanya dihargai lebih rendah daripada mutiara laut. Tetapi hal tersebut wajar saja, mengingat masa panen mutiara tawar lebih singkat yaitu setiap 6 hingga 8 bulan sekali. Adapun ciri-ciri mutiara tawar adalah:

Rekomendasi Ngalih.id:  Jenis Diet Paling Banyak Peminatnya
  1. Bentuknya kecil dan bulat lonjong, dan ada juga yang teksturnya tidak beraturan (baroq).
  2. Bila dibandingkan ukuran yang sama dengan mutiara laut, maka berat mutiara tawar lebih ringan.
  3. Warna mutiara tawar pada umumnya adalah putih, pink, orange, hitam dan silver.
  4. Harga mutiara tawar berdasarkan per butir.

Merawat perhiasan mutiara

Merawat perhiasan mutiara tidak segampang perhiasan emas atau batu mulia lainnya. Bila sembarangan, maka kilauan mutiara cepat memudar dan terkesan kusam. Nah, ikuti langkah-langkah dalam merawat perhiasan mutiara di bawah ini:

  1. Bersihkan secara berkala mutiara dengan menggunakan cairan khusus yang di jual bebas di toko perhiasan. Kemudian keringkan di atas kain berserat halus.
  2. Saat akan dikenakan, jauhi dari produk kosmetik dan parfum. Kenakan perhiasan mutiara setelah 30 menit dari bermake up dan penyemprotan parfum.
  3. Bila tidak dipakai, simpanlah perhiasan mutiara dalam kantong khusus yang berbahan sutera. Atau bisa juga di tempat perhiasan, asalkan berbahan bludru.
  4. Perhiasan mutiara jangan terlalu lama disimpan, sering diangin-anginkan dengan cara mengenakannya. Sebab, kelembaban udara di luar sangat bagus untuk menjaga kilauannya.
Rekomendasi Ngalih.id:  Kue-kue yang Pas Untuk Suguhan di Hari Natal

Jenis batu perhiasan yang paling banyak di tiru pembuatannya adalah mutiara. Mutiara asli terdiri dari dua kategori yaitu mutiara laut dan mutiara tawar. Kenali keasliannya dari ciri-ciri yang telah dipaparkan diatas. Dan ketahui tips merawat mutiara agar tetap berkilau sepanjang masa.​

 

Tips Merawat Perhiasan Mutiara

You May Also Like

About the Author: Ziuma

Cuma Ingin Berbagi Informasi dan Pengetahuan Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *